Friday, 11 October 2019

Mencoba Tol Jakarta – Dieng – Jogja – Semarang (Part 1)





Ketika saya dan keluarga pulang kampung ke Jakarta, saya sudah mempunyai beberapa destinasi tempat di Indonesia yang akan kami kunjungi. Dan salah satunya Yogyakarta. Tetapi atas saran kakakku kenapa tidak sekalian ke Dieng dengan mobil ? Nah sayapun jadi tertarik, karena belum pernah naik mobil ke wilayah Jawa tengah. Tetapi sekarang dengan adanya jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan jawa tengah dan timur, maka sayapun ingin mencobanya.

Kami sekeluarga yang berjumlah 9 orang, dengan 2 anak kecil, menyewa Toyota Avanza 8 seat. Kamipun mencari jalur-jalur yang ditawarkan untuk menuju ke Dieng. Ada 3 jalur pilihan yang bisa ditempuh dari Jakarta ke Dieng yang bisa digunakan sebagai referensi, yaitu ; jalur Tengah, Jalur selatan dan Jalur Utara.

Jalur Tengah
Jalur tengah itu diakrabi masyarakat, terutama awak truk sayur dari Dieng ke Jakarta, setelah diresmikannya tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Jalur tengah yang dimaksud adalah Jakarta-Tol Cikampek-Tol Cipali (Cikopo-Palimanan)-Pejagan-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Purwokerto-Purbalingga-Banjarnegara-Wonosobo-Dieng. "Sebelum ada tol Cipali, jarak tempuh Jakarta-Dieng sekitar 13 jam. Setelah ada tol Cipali, Dieng-Jakarta sekitar 10 jam," Dan kami menempuhnya dalam waktu 8 jam, tetapi karena tersesat sewaktu keluar dari tol di Ajibarang, sehingga kami habiskan 1,5 jam kembali ke jalan tol lagi.
Jalur Tengah ialah sebutan jalur yang berada di antara jalur selatan dan jalur utara dari Jakarta menuju Dieng Plateau atau wilayah Jawa. Jalur tengah ini menjadi jalur tercepat dari Jakarta menuju Dieng dengan banyak rute alternatif yang digunakan orang – orang Jakarta saat ingin pergi berwisata ke Dieng. Jalur tengah mulai menjadi jalur favorit dan ramai dilalui para wisatawan dari Jakarta ke Dieng sejak diresmikannya jalan tol Cikopo-Palimanan yang terkenal dengan sebutan jaln tol Cipali.

Tol cipali (Cikopo-Palimanan) membentang sepanjang 116 km sehingga bisa mempercepat gerak laju kendaraan wisatawan dari Jakarta yang ingin menuju ke Dieng Plateau. Sebelum tol ini diresmikan, perjalanan Jakarta-Dieng kurang lebih 13 hingga 14 jam dan kini setelah diresmikannya jalan tol Cipali perjalanan Jakarta-Dieng dengan menggunakan jalur tengah hanya kurang lebih 8-10 jam perjalanan saja dengan catatan kondisi jalan lancar dan berapa kecepatan kendaraan.

Jalur Utara
Jalur utara terkenal akan sebutan jalur pantura yaitu jalur yang melewati sepanjang pantai utara juga menjadi salah satu pilihan para wisatawan dari Jakarta menuju ke Dieng Plateau. Jalur ini memang merupakan jalur terkenal yang menjadikan wisatawan lebih mantap menggunakan jalur pantura. Waktu tempuh Jakarta ke Dieng menggunakan jalur utara atau pantura kurang lebih 9-10 jam perjalanan dan hampir sama bila memilih menggunakan jalur tengah. Hanya saja bila melewati jalur utara ada sebagaian tempat yang memang memiliki jalan berbukit-bukit bahkan banyak adanya tikungan tajam selepas melewati pekalongan (jalan pantura) dan jalurnya lebih sempit serta sepi.
Berikut ini rute jalur utara dari Jakarta ke Dieng


  • Jakarta – Tol Cikampek – Tol Cipali – Tol Plumbon – Tol Palikanci – Keluar jalan tol menuju arah Brebes – Tegal – Pekalongan – Kajen – Keluar jalur pantura di daerah Kajen menuju ke Kalibening – Wanayasa – Batur – Dieng Plateau.


Jalur Selatan
Jalur alternatif dari Jakarta menuju ke Dieng dapat menggunakan juga Jalur Selatan. Jalur Selatan dari Jakarta ini memang jarang dilewati oleh para wisatawan yang ingin ke Dieng. Tapi apa salahnya mengupas semua jalur yang bisa digunakan sebagai jalur alternatif dari Jakarta menuju Dieng. Lama perjalanan yang ditempuh bila melewati jalur selatan dari Jakarta ke Dieng kurang lebih selama 10-12 jam perjalananan. Bila dari arah Jakarta jalur selatan ini mengarahkan Anda menuju Bandung terlebih dahulu. Jalur ini bisa digunakan sebagai alternatif bila ada anggota keluarga atau rekan yang tinggal di Bandung dan ingin pergi berlibur bersama ke Dieng, jadi Anda tidak harus memutar laju kendaraan menuju Jakarta kembali dan bisa langsung menggunakan jalur selatan ini.
Rute jalur selatan dari Jakarta ke Dieng Plateau


  • Jakarta – Bandung – Rancaekek – Slawi – Ciamis – Banjar patroman – Majenang – Buntu – Banyumas – Banjarnegara – Wonosobo – Dieng Plateau.


Nah itulah 3 jalur atau rute yang di bisa dipilih saat menuju ke Dieng ataupun ke wilayah tengah dan timur serta daerah lain di Jawa. Dan sayapun merasakan enaknya lewat jalan tol ini seperti saya berkeliling di negara Prancis dengan kendaraan pribadi.

Cerita perjalanan seru kami to be continue di 
Jakarta - Dieng - Jogja - Semarang (Part 2)







HAPPY TRAVELING....





Friday, 23 August 2019

Serunya Week End di Pulau Tidung






Waktu mudik ke Jakarta, kami ingin berlibur ke pulau Bali, tetapi karena satu dan dua hal akhirnya tidak jadi liburan sekeluarga ke pulau dewata itu. Nah karena anak-anak belum pernah berenang di laut, snorkeling dan melihat ikan-ikan di lautan, maka kami memutuskan berlibur ke kepulauan Seribu saja. Selain tidak jauh dari Jakarta, harga terjangkau, dan waktu liburan hanya week end saja, serta bisa bersama seluruh keluarga besar.

Akhirnya kami memutuskan berangkat Sabtu pagi dan pulang Minggu. Dari sekian banyak pulau-pulau di Kepulauan Seribu yang menawarkan keindahannya, kami memutuskan ke pulau Tidung. Karena tertarik dengan jembatan cinta yang terletak di sisi barat pulau,  dan juga banyak spot untuk snorkeling. Karena kami berjumlah 17 orang, diantaranya terdapat anak kecil dan nenek –nenek, maka kami memakai jasa agen saja. Dengan harga Rp.320.000, sudah termasuk pp tiket kapal, akomodasi dengan makan 3 kali sehari plus BBQ ikan, kapal ke pulau Payung dan peralatan snorkeling.

Pagi jam 06.45 kami sudah di pelabuhan Muara Angke, menunggu Pak Heri yang akan memberi kami tiket kapal ke Pulau Tidung. Jam 08.00 kamipun mulai masuk ke kapal, yang harus melewati kapal-kapal lain dulu. Jadi kamipun meloncat dari satu kapal ke kapal lain untuk sampai di kapal yang akan membawa kami ke pulau Tidung. Cukup seram juga melompat diantara kapal-kapal dengan membawa anak kecil dan nenek-nenek, tapi seru juga…. Karena hal demikian tidak terdapat di negara yang kami tinggal, Prancis.







Sebelum sampai ke pulau Tidung, kami melewati beberapa pulau di kepulauan Seribu ini, diantaranya pulau Onrust, dan pulau Bidadari, serta beberapa bagan masyarakat setempat. Saat berhenti di pulau Payung, sayapun tercengang dengan keindahan pantai dan laut di pulau ini. Dan ternyata kami akan melakukan snorkeling di Pulau ini….
 








Sampai di Pulau Tidung kami langsung di jemput guide yang akan membawa kami ke penginapan.  Setelah meletakkan tas-tas, kami langsung disuguhi makan siang dengan berbagai lauk ikannya. Sesudah  perut terisi kami menuju ke pelabuhan kecil dekat jembatan cinta untuk naik ke kapal nelayan menuju ke pulau Payung untuk snorkeling. Perjalanan  ke Pulau Payung ini cukup seru, dikarenakan ombak yang besar, sehingga  kapa melaju denganl meloncat-loncat. Kadang meloncat cukup tinggi saat diterjang ombak yang besar. Anak-anak berteriak antara seru dan ngeri, dan saya berpegangan cukup erat ke tepian kapal, daripada emak-emak jatuh ke laut kan berabeee.....

Setelah sampai di spot snorkeling, kami langsung memakai peralatan snorkeling dan loncat ke laut, begitu juga dengan anak saya yang berumur 5 tahun. Dan tanpa ragu iapun mulai bereksplorasi bawah laut, walaupun masih kadang agak susah membiasakan bernafas lewat mulut. Setelah beberapa saat iapun mulai terbiasa dan berenang ke sana ke mari dengan lincahnya, dan begitu senangnya melihat berbagai jenis ikan karang di bawah kakinya yang kecil. Sedangkan si abang yang berumur 9 tahun tidak kalah serunya, berteriak-teriak memberitahukan ikan apa yang dia lihat, Dan tidak lupa guide kami mengabadikan foto-foto kami berenang diantara ikan-ikan dengan pancingan taburan biskuit.








Hampir 3 jam snorkeling, akhirnya kami kembali ke kapal dan menuju ke pulau Tidung. Saat melewati jembatan cinta, si sulungpun meminta supaya dapat melakukan loncat dari jembatan cinta ke laut. Ia dan sepupunya yang lebih besar akhirnya melakukan atraksi loncat-loncatan dari jembatan cinta, dan kakak laki-laki sayapun tidak mau ketinggalan atraksi ini, begitu juga dengan suami. Sedangkan kami para emak-emak duduk di tepi pantai sambil menikmati kelapa muda yang maknyus saat melewati tenggorokan, ahhhh segarnyaaa....






Sesampai di penginapan makan malam sudah tersedia. Setelah mandi dan makan malam, kami bersepeda keliling sekitar pulau dan beli beberapa baju khas tulisan Pulau Tidung. Saat jam 22.00 malam, guide kami membawa ikan segar dan cumi serta udang untuk BBQ. Jadi malam itu di tutup dengan menyantap ikan bakar yang enak banget, dan juga cumi bakar yang tidak kalah nikmatnya. Perut kenyang, hati senang dan matapun meram dengan mimpi indah di malam itu.



Keesokkan paginya, sebelum matahari terbit, kami berjalan ke jembatan cinta sambil berfoto ria, hingga ke pulau Tidung kecil, tetapi karena sempitnya waktu, kami tidak sempat mengelilingi pulau Tidung kecil ini. Dalam perjalanan kembali ke penginapan, kamipun berbelanja beberapa baju lagi. Sesampai di penginapan, sarapan telah tersedia. Setelah sarapan dan membereskan semua tas, kami menuju ke pelabuhan untuk kembali ke Jakarta.














Di dalam kapal saat perjalanan kembali ke Jakarta, karena ombak laut yang begitu besar, kapalpun berderit-derit begitu hebat karena beberapa kali menghantam ombak. Dan kapal yang kami tumpangi adalah kapal kayu, serta dengan penumpang yang lumayan banyak, tidak heran bila kapalpun menjerit-jerit karena dihantam ombak besar. Rasa ngeri tapi seru juga melihat buritan kapal yang terayun-ayun ke kiri dan ke kanan dengan jeritan kayu-kayu kapal. Sayapun membayangkan peristiwa Titanic, kapal tenggelam dan patah dua…. Hahaha…. Cukup parno juga.

Akhirnya setelah lebih dari 3 jam perjalanan, kamipun sampai di pelabuhan Muara Angke….. Itulah week end sekeluarga besar yang seru, singkat dan padat….. Lain kali saat mudik lagi, kami akan explore pulau lain lagi di kepulauan Seribu ini.
 

See You Next Time Pulau Seribu....









HAPPY TRAVELING......