Thursday, 11 March 2021

Menikmati Keindahan Gereja Saint Sulpice Paris

 


Jika anda Ngetrip ke kota Paris, selain mengunjungi Katedral Notre Dame, jangan lupa sekalian mengunjungi gereja Saint Sulpice, gereja kedua terbesar di kota sejuta cahaya ini. 


Dibangun pada abad ke-17, dengan fondasi dari abad ke-12, Eglise (gereja) Saint-Sulpice adalah salah satu gereja terbesar di Paris. Terletak di jantung arondisemen ke-6, di distrik Saint-Germain-des-Près, tempat ini patut dikunjungi, karena selain keindahan bangununannya, juga kita dapat mengagumi lukisan mural bergaya barok, sebuah seni lukis yang berkembang di abad ke-16 yang banyak menampilkan lukisan detail yang mengisahkan sebuah cerita. salah satunya adalah pelukis Eugène Delacroix. Di bagian dalam, setiap kapel mempunyai keindahannya tersendiri, seperti Chapelle de la Vierge dengan patung Jean-Baptiste Pigalle, sakristi dan panel kayunya dengan gaya Louis XV, dan organ besar oleh Cavaillé-Coll. 

Keunikan lainnya yaitu gnomon, (bagian dari jam matahari yang menghasilkan bayangan), dengan seutas kawat kuningan yang bertahtakan di atasnya yang melambangkan garis meridian. 







Gereja Saint sulpice abad ke XVII


Setelah 2 tahun restorasi, lukisan karya Eugène Delacroix (1798-1863) di gereja Saint-Sulpice, sekali lagi dapat dilihat oleh publik. 

Tiga lukisan monumental di kapel Saints-Anges, termasuk "Pertarungan Yakub dengan malaikat", telah mengalami restorasi besar-besaran yang memungkinkan untuk memulihkan warna dan menstabilkan konservasi lukisan.


Lukisan-lukisan yang belum dipugar sejak 1977 itu menempati salah satu langit-langit di atas kanvas, sedangkan dua lainnya dilukis langsung di dinding kapel. Untuk membuatnya, dari tahun 1854 hingga 1861, pelukis itu menetap di dekat gereja, rue de Fürstenberg, tempat museum Eugène-Delacroix sekarang berada.



Lukisan mural di langit-langit, "Saint-Michel membunuh Naga"



Lukisan "Pertarungan Yakub dan Malaikat"



Lukisan "Heliodorus diusir dari Kuil"


Di luar, dari Place Saint-Sulpice, kagumi fasad yang indah dengan dua menaranya yang mudah dikenali. Bagian depannya dibuat bergaya romawi dengan pilar-pilar besar yang kokoh, serta sebuah fountain yang indah dengan patung-patung singanya di depan gereja. 






Jadi Paris tidak hanya Katedral Notre Dame saja, ada Gereja Saint Sulpice yang siap memikat hati dengan keindahan lukisannya.




Alamat:


Place Saint Sulpice, 75006 Paris

Metro : Saint Sulpice
Telp : 01 42 34 59 98
Buka setiap hari
Jam buka : 7.30-19.30






HAPPY TRAVELING.....


Tuesday, 19 January 2021

Yuk Kenal Lebih Dekat dengan Kue Lapis Legit


Inilah kue yang paling kusuka, udah susah bikinnya, kuning telor yang banyak, serta kaya berbagai jenis rempah. Bahkan setelah tinggal di luar negeripun saya tetap penggemar kue ini, dan setiap kali mudik, saya akan membawa berloyang-loyang Kue Lapis di dalam koper, atau beli dengan orang Indonesia yang khas membuat kue ini untuk dijual. 


Siapa yang tidak kenal Kue Lapis Legit yang sering disajikan pada acara-acara tertentu dan hari-hari raya, seperti ImlekLebaran, dan Natal? Ya kue yang kaya rasa ini selalu menjadi primadona di setiap acara. Bahkan Di situs CNN, Lapis Legit ini menjadi salah satu kue tradisional telezat di dunia loh. Karena itu yuk, kenal lebih dekat kue yang si lapis yang enak ini.


Lapis legit asalnya berawal dari kata Spekkoek atau lapis legit atau dalam bahasa Inggrisnya adalah Thousand Layer Cake. Kata Spek itu sendiri dalam bahasa Belanda berarti lapisan lemak babi / bacon. Walaupun sebenarnya kue lapis sendiri TIDAK menggunakan lemak babi, hanya karena bentuk kue Lapis Legit yang menyerupai lapisan lemak babi yang berlapis-lapis. Kue ini berkembang selama masa kolonial Belanda di Tanah Air. Namun seiring perjalanannya, lapis legit diracik masyarakat Indonesia dengan bahan baku lokal. Kunci kelezatannya terletak pada penggunaan campuran rempah khas Indonesia. Seperti cengkeh, kayu manis, kapulaga dan pekak.


Bentuknya unik lantaran terdiri dari sponge cake lembut yang kental akan rasa mentega dan umumnya berwarna kuning dan cokelat. Sponge cake tersebut disusun berlapis yang terdiri dari 18 bahkan 38 lapisan. "Di Jerman ada kue yang mirip tapi teksturnya tidak lembut. Sebutannya baum kuchen," ujar Shanti Serad, penggiat kuliner Tanah Air sekaligus Chairwomen Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI). Di Belanda, irisan kue ini biasanya disajikan sebagai kudapan atau hidangan pencuci mulut dalam jamuan Rijsttafel


Tak mudah untuk membuat lapis legit. Butuh waktu berjam-jam sampai hasilnya memuaskan. Pasalnya membuat lapis legit butuh ketelitian dan perhitungan yang tepat dalam meramu bahan-bahan. Agar lapis demi lapis punya ukuran yang sama. Tidak boleh sampai ketinggian atau kerendahan.

Seakan mengikuti perkembangan dan selera masyarakat. Kini kue lapis legit pun lebih beragam. "Kalau dari segi rasa, ada yang tanpa campuran rempah, dan ada juga yang ditambahkan dengan buah prune.


Pada tahun baru Cina (Imlek), biasanya orang-orang mengkonsumsi kue Lapis Legit sebagai lambang menuju kesuksesan di tahun yang baru. Semakin banyak lapisan yang terdapat pada kue Lapis Legit maka melambangkan akan datangnya rejeki yang berlapis-lapis.

Seiring dengan perkembangan waktu, kue lapis legit tidak lagi dijual dengan ukuran besar saja, dan pada hari-hari raya, tapi juga bisa dinikmati dengan satuan yang lebih kecil untuk kudapan di siang ataupun sore hari sembari bersantai ditemani dengan teh ataupun kopi.



Mari Ngopi cantik dengan kue lapis legit yang lezat....




Sumber: Kompasiana, Okezone, dll

Monday, 11 January 2021

Mengenal Bunga Camelia Lebih Dekat, Serta Arti dan Faktanya

                               Sekilas Camelia terlihat seperti bunga mawar (net)

Jangan mengaku pecinta bunga kalau belum mengenal bunga cantik yang satu ini. Yap! Camelia, dari namanya saja sudah terdengar cantik. Camelia, begitu sebutannya adalah bunga dengan mahkota berukuran besar dan berlapis-lapis. Jika Anda termasuk pecinta tanaman berdaun hijau dan mengkilap, maka camelia sangat tepat untuk Anda pelihara.

Bunga camelia dikenal sebagai bunga tanaman hias. Yang menjadikan camellia berciri khas ialah bentuk kelopaknya yang pendek dan lebar, membuat mahkota bunga terlihat unik dengan bentuknya yang membulat. Camelia merupakan sebutan untuk genus yang terdiri dari 100-300 spesies bunga, yang penentuan jumlah pastinya memicu perdebatan. Spesies tanamannya ditemukan di Asia Timur dam Selatan dari Himalaya Timur ke Jepang dan Indonesia.

Bunga ini dibawa oleh pelaut Portugal ke Eropa dan menyebar di benua itu. Penamaan genusnya diberikan oleh botanis Linnaeus pada tahun 1735, atas nama botanis Yesuit Georg Joseph Kamel, yang bekerja di Filipina. Camelia cukup populer di Asia Timur. Di Tiongkok, Camelia dikenal dengan nama ‘chahua’ yang artinya ‘bunga teh’, sedangkan di Jepang disebut ‘Tsubaki’. Warna camelia berada di jangkauan putih dan merah, dengan bunganya datang dalam berbagai tona dan tingkat warna pink. Camelia kuning juga ada, namun hanya ditemukan di China Selatan dan Vietnam.


Bunga Camelia kelopak double (net)

                                                         Camelia kelopak single (net)

Menariknya, ada spesies tanaman camelia yang diproses untuk pembuatan minuman, yakni C. Sinensis yang daunnya biasa dikeringkan untuk dijadikan teh. Sedangkan, jenis bunga camelia lainnya yang terkenal menjadi tanaman hias ialah Camelia japonica, Camelia oleifera, dan Camekkua sasanqua. Hasil perkawinan silang camelia menghasilkan jumlah besar kultivar/ variegata.


Teh dari daun camellia (net)


Menariknya dari bunga camelia adalah, bunga itu muncul bukan di pucuk tanaman loh, melainkan di lekuk antara daun dan batang. Camellia membutuhkan tanah dengan sistem drainase yang baik, gembur, menggunakan cukup bahan organik, dan mengandung sedikit asam, kelembabannya juga harus cukup. Bunga ini juga harus dilindungi dari sinar matahari terik dan angin kencang. Agar kelembaban tetap terjaga, daunnya perlu sering-sering dibasahi.

Pada tanaman yang baru dipindahkan dari stek ke pot tunggal, tanaman akan mengeluarkan kuncup-kuncup bunga berjumlah tak sedikit. Jika dibiarkan begitu saja, memang tak berbahaya, namun pertumbuhan bunga menjadi kurang optimal karena tanaman akan mengeluarkan banyak energi untuk menyuplai hara untuk semua bunga. Sehingga, lakukanlah penyiangan kuncup bunga, hanya sisakan kuncup berukuran terbesar di setiap tandan. Juga bersabarlah menunggu bunga mekar, karena untuk siap mekar bunga membutuhkan waktu yang cukup lama, 3-4 bulan.

Setelahnya perlu menunggu 3-4 hari untuk bunga mekar sempurna. Saat ini, lagi-lagi lakukanlah penyiangan terhadap tanaman, potong semua kuntum di bunga pertama, lalu biarkan petumbuhan vegetatif-nya. Ini bertujuan lagi-lagi untuk pendistribusian energi yang baik, dan supaya di masa berikutnya bunga bisa tumbuh cantik sempurna. Camelia perlu sering dipangkas, untuk muncul tunas-tunas dan cabang-cabang baru yang lebih banyak. Sehingga, tanaman kelak tumbuh rimbun dengan bunga-bunga yang indah dan semarak.

Dan saya suka camelia karena saat musim dingin, saya tidak perlu repot membawa masuk ke ruangan, hanya menutupi bagian tanah dengan mulsa/ Potongan kayu-kayu. 




Arti dan Makna Bunga Camelia

Bunga yang aslinya berasal dari Cina ini melambangkan penyatuan sepasang kekasih. Petal bunganya yang halus dan berlapis-lapis mewakili seorang wanita, dan kelopaknya berwarna hijau yang menopang mahkota adalah representatif dari seorang lelaki yang melindunginya. Dua komponen tersebut (mahkota dan kelopak) tetap bersama-bersama bahkan setelah layu dan mati. Sebagaimana tanaman hias bunga pada umumnya, jika petalnya jatuh, kelopaknya tetap utuh. Lain halnya dengan bunga camelia, mahkota dan kelopak bunganya jatuh bersama-sama. Itulah mengapa bunga ini mewakili cinta abadi dan pengabdian selamanya.

Dalam bahasa Latin, camelia berarti “penolong imam” yang dinamai oleh seorang ahli botani Georg Joseph Kamel pada akhir abad ke-17. Ia terkenal karena telah mendedikasikan hidupnya selama lebih dari 20 tahun di Filipina untuk menemukan pengobatan baru yang bersumber dari tanaman asli lokal. Meskipun tidak ada sumber yang mengatakan bahwa ia bersinggungan dengan bunga camelia, namun Bapak Taksonomi Carl Linnaeus memberikan kontribusi tersebut pada dunia farmasi.

Arti Bunga Camelia Berdasarkan Warnanya

Masing-masing warna bunga camelia memiliki simbolisme yang unik seperti putih, pink dan merah.

  • Cameli putih melambangkan kekaguman dan biasanya diberikan pada seseorang yang disukai.
  • Camelia pink melambangkan kerinduan seseorang dan diberikan kepada seseorang yang telah lama dirindukan.
  • Camelia merah melambangkan cinta, gairah dan keinginan yang mendalam.

(net)


Fakta Bunga Camelia

Berikut fakta-fakta bunga camelia:

  1. Camelia adalah bunga resmi negara bagian Alabama pada tahun 1959.
  2. Camelia merujuk pada angka 11.
  3. Camelia japonica adalah salah satu spesies yang paling populer dan dikenal di Jepang yang dijuluki sebagai “bunga Tsubaki”.
  4. Camelia putih memiliki makna khusus dalam novel populer berjudul To Kill A Mockingbird karya Harper Lee.
  5. Ada lebih dari 40.00 kultivar bunga camelia yang telah terdaftar.


Jadi tertarik untuk menanam Bunga manis Camelia ini? 



SELAMAT BERCOCOK TANAM..... 




Sumber : bibit bunga. 

Monday, 29 June 2020

Asal Usul Hari Bakcang





Masyarakat China di seluruh dunia termasuk  warga Tionghoa di Indonesia merayakan festival Perahu Naga (Dragon Boat Festival) atau dikenal festival Peh Cun atau festival Bakcang tanggal 25 Juni.  Dan kita dapat melihat berbagai jenis bakcang dijual….  Begitu juga dengan masyarakat keturunan China di Prancis, Paris khususnya, mencicipi bakcang kesukaan pada perayaan Peh cun adalah suatu kewajiban, makanya saya dengan mudah dapat menemukan bakcang di wilayah ini.

Peh Cun berasal dari Dialek Hokkian yang dipendekkan dari Pe Liong Cun, yang bermakna “mendayung perahu naga”.

Dari catatan sejarah dan cerita turun temurun masyarakat Tionghua, asal usul festival ini dapat dikaitkan dengan kisah Qu Yuan, seorang pejabat patriotik Negara Chu di Zaman Negara-negara Berperang, Tiongkok Kuno.

Qu Yuan adalah seorang pejabat yang berbakat dan setia pada negaranya, banyak memberikan ide untuk memajukan negara Chu. Namun sayang, ia dikritik oleh keluarga raja yang tidak senang padanya yang berakhir pada pengusirannya dari ibu kota negara Chu.

Setelah Negara Qin yang di bawah kepemimpinan Kaisar Qin Shi Huang menaklukkan Negara Chu, Qu Yuan yang mendapatkan kabar buruk tersebut di pengasingan, bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo pada tanggal 5 bulan 5 menurut kalender imlek.

Rakyat yang kemudian merasa sedih kemudian mencari-cari jenazah sang menteri di sungai tersebut. Mereka lalu melemparkan nasi dan makanan lain ke dalam sungai dengan maksud agar ikan dan udang dalam sungai tersebut tidak mengganggu jenazah Qu Yuan.

Kemudian, mereka membungkus nasi tersebut dengan daun-daunan yang diyakini sebagai asal usul bakcang sekarang. Dan para nelayan yang mencari-cari jenazah sang menteri dengan berperahu akhirnya menjadi cikal bakal dari perlombaan perahu naga setiap tahunnya.



Dragon Boat race (foto internet)



Tradisi makan bakcang secara resmi dijadikan sebagai salah satu kegiatan dalam festival Peh Cun sejak Dinasti Jin. Sebelumnya, walaupun bakcang telah populer di Tiongkok, tetapi belum menjadi makanan simbolik festival ini.
Bentuk bakcang sebenarnya juga bermacam-macam dan yang kita lihat sekarang hanya salah satu dari banyak bentuk dan jenis bakcang tadi.


Di Taiwan, pada zaman Dinasti Ming akhir, bentuk bakcang yang dibawa oleh pendatang dari Provinsi Fujian adalah bulat gepeng, agak lain dengan bentuk prisma segitiga yang kita lihat sekarang. Isi bakcang juga bermacam-macam dan bukan hanya daging. Ada yang isinya sayur-sayuran, ada pula yang dibuat kecil-kecil namun tanpa isi yang kemudian dimakan bersama serikaya, gula manis dan sebagainya.


 Kicang atau bakcang manis tanpa isi (foto internet)




Dan di daerah Asia Tenggara terutama di Malaysia, Singapura dan Indonesia, sebagai wujud penyerapan budaya setempat, muncul juga dengan Bakcang dengan citarasa lokal. Bakcang Nyonya yaitu bakcang yang diperkaya dengan bumbu-bumbu kuliner peranakan, adalah salah satu contoh makanan perpaduan citarasa Tionghua dan Melayu yang paling menonjol.






Sumber: Batam Xinwen