Tuesday, 19 September 2017

Inilah Rumah Para Seniman Yang Instagrammable Banget di Kota Paris







Dari depan, bangunan ini tampak biasa saja, seperti bangunan lainnya di kota Paris, hanya yang membedakan terdapat sebuah dekorasi naga yang terbuat dari kain bekas dan stocking wanita, tetapi ketika masuk ke dalam gedung ini, maka para pengunjungpun akan terpana. Itulah gedung 59 Rivoli, dinamakan demikian karena alamatnya memang terletak di jalan Rivoli no.59.





59 Rivoli ada sebuah bangunan apartemen yang tadinya merupakan sebuah bank national yang akhirnya ditinggalkan, dan menjadi gedung yang terbengkalai dan dihuni oleh burung liar. Pada tahun 1999 sebuah group artis yang menamakan dirinya KGB (standing for Kalex, Gaspard, dan Bruno) akhirnya mengambil alih bangunan tersebut. Group inipun segera membuka pameran dan penampilan mereka dibawah nama “Chez Robert, électrons libres.”

Pada tahun 2006, pemerintah kota Parispun melegalkan tempat ini menjadi rumah para seniman untuk berkarya dan memamerkan hasil karya mereka. Setelah renovasi di tahun 2009, gedung 6 tingkat inipun dibuka untuk umum dan tanpa biaya masuk. Terdapat 30 seniman yang menetap di sini dengan harga sewa yang murah.

Kini 59 Rivoli menjadi bangunan yang unik diantara pertokoan mewah di sepanjang jalan Rivoli. Bangunan inipun sangat menarik minat para warga Paris dan juga wisatawan yang berkunjung ke kota Paris. Interior bangunan yang penuh warna warni dengan berbagai ragam seni yang menghiasi dinding, tangga, bahkan piano hasil karya para seniman yang berkarya di sini. Disepanjang dinding pada tangga naik yang berbentuk spiral dapat kita saksikan berbagai jenis mural, dan graffiti. Dari gambar binatang, wajah, hutan, monster, bahkan yang nyentrik hingga bentuk aneh-aneh. 










Para pengunjung dapat menikmati setiap karya para seniman yang hidup di sini dari lantai pertama hingga lantai enam di ruang kerja mereka. Di lantai 6, para pengunjungpun dapat menulis atau membuat gambar atau graffiti pada dinding bangunan. Dan pada lantai dasar terdapat sebuah ruangan yang dijadikan sebagai tempat pameran. 






Dekorasi di depan gedung akan diganti pada setiap 6 bulan dengan tema yang berbeda-beda, dan dari bahan bekas yang berbeda-beda juga.
Jam buka Selasa-Minggu jam 13.00-20.00, Senin tutup. 



Teman-teman bisa lihat video lengkapnya di sini.... 








HAPPY TRAVELING......

Monday, 28 August 2017

Menikmati Keindahan Desa Gordes yang Memukau






Gordes adalah sebuah desa abad pertengahan yang bertengger di tepian daratan tinggi Vaucluse yang masuk dalam region Provence, Perancis tenggara. Bangunan tua dan kastil dari abad ke-12 yang dibangun di tepi tebing ini begitu indah dan tertata rapi. Bangunan dengan bebatuan berwarna krem, yang dibangunan menempel pada tebing batu, akan terlihat begitu cantik saat matahari pagi dan sore menyiraminya. Pada saat saya menanjak naik di jalan raya menuju ke Gordes, pemandangan kota di tebing bukit ini terlihat begitu indah. Begitu banyak mobil turis berhenti dan mengabadikan keindahan pemandangan yang spektakuler ini, dan tentu saja sayapun tidak mau ketinggalan.






Di zaman Romawi, Gordes adalah sebuah oppidum, dan suku yang tinggal di sana adalah Vulgientes atau Vordenses yang memberi nama pada desa mereka, dengan nama Vordenses yang berubah menjadi Gordenses karena mereka menyebut V menjadi G. Dan peninggalan dari zaman Romawi hingga abad pertengahan masih dapat kita saksikan dengan menyusuri jalanan sempit dari bebatuan, yang menerobos diantara bangunan-bangunan tinggi yang menempel ke dinding bebatuan.


Pada setiap Minggu pagi, terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dan kerajinan tangan produksi lokal. Dan kebanyakan kerajinan tangan terbuat dari bahan lavender, seperti sabun lavender dan berbagai hiasan dari bunga lavender. Dan di puncak kota ini berdiri dengan gagah kastil Gordes yang telah berubah menjadi museum dan balai kota. Adapun desa Gordes masuk dalam daftar ‘Les plus beaux village de France (Kota-kota tercantik di Prancis). 





















Ya, memang Gordes adalah salah satu tujuan wisata yang recomended deh, dan karena sejarahnya, lokasi geografisnya yang luar biasa, aktifitas budaya yang berkualitas tinggi, dan juga bertebaran hotel dan restoran yang keren. Kota ini juga menjadi tempat inspirasi bagi banyak artis seperti : André Lhote, Marc Chagall, Jean Deyroll, Victor vasarely, dan Pol Mara.

Gordes juga bangga dengan benteng yang berdiri kokoh di tengah kota, yang mengingatkan orang-orang yang lewat akan kekayaan masa lalunya, tetapi juga akan penderitaan penduduknya akan peperangan yang terjadi di kota ini. Saat ini, benteng tersebut berfungsi sebagai balai kota dan juga museum yang melindungi karya seni pelukis Pol Mara. 







Dan bila berkunjung ke kota Gordes, jangan melewatkan juga Abbaye de Senanque/ biara Senanque dari abad XII yang tersembunyi di lembah nan hijau. Pada saat musim panas, hamparan ladang lavender akan memukau mata dengan latar bangunan abbey yang cantik ini.





Untuk sampai di sini anda bisa naik bus no.15 dari kota Avignon ke  Maubec Coustellet Place du Marché dengan membayar 2 euro, lalu dilanjutkan dengan naik bis no. 17 menuju ke Gordes Place du Château dengan harga 2 euro.




HAPPY TRAVELING.....