Monday, 7 March 2016

Mengurus Visa Schengen Sendiri, Syarat dan Cara








Saat ini, Eropa menjadi destinasi liburan luar negeri yang semakin populer. Hampir semua traveler memasukkan Benua Biru ini ke dalam bucket list mereka.
Bagi teman-teman yang ingin mengunjungi negara-negara di Eropa, selain paspor,  kita juga memerlukan visa Schengen, sebuah visa yang dapat digunakan di banyak negara di Eropa yang masuk dalam area Schengen.  Pengajuan visa Schengen sebaiknya 2 bulan sebelum keberangkatan atau paling lambat 2 minggu sebelum keberangkatan. 

Negara-negara yang termasuk dalam area Schengen :
Austria – Belgium – Czech rep – Denmark – Estonia – Finland – France – German – Greece – Holland - Hungary – Iceland – Italy – Latvia – Liechtenstein – Lithuania – Luxemburg – Malta – Netherlands – Norway – Poland – Portugal – Slovakia – Slovenia – Spain – Sweden – Switzerland


Dimana kita dapat membuat visa Schengen?
Kita bisa mengajukan visa ke negara yang pertama atau yang paling lama kita kunjungi. Dan karena negara pertama yang saya kunjungi adalah Perancis, maka saya ajukan visa Schengen di kedutaan Perancis.  

Ada dua jenis visa Schengen, yaitu Single Entry and Muntiple Entry. Visa Single Entry adalah visa hanya satu kali masuk wilayah Schengen dalam kurun waktu tertentu. Dan bila sudah keluar dari wilayah Schengen, kita tidak bisa masuk kembali dan harus mengajukan permohonan visa kembali. Sedangkan visa Multiple Entry, kita bisa masuk beberapa kali ke wilayah Schengen dalam kurun waktu tertentu. Misal kita berencana memulai perjalanan dari wilayah Schengen, lalu ingin ke Inggris, dan kemudian kembali ke wilayah Schengen lagi, maka itinerary demikian memerlukan visa Multiple Entry. 

Selain itu kelebihan visa Schengen Multiple Entry adalah kita dapat masuk ke negara non Schengen yang memberikan pengecualian atau visa waiver.
Berikut beberapa negara non Schengen yang meberikan visa waiver / pengecualian bagi pemilik visa Schengen.
Albania - Bulgaria – Bosnia Hercegovina – kroasia -  Kosovo – Macedonia – Montenegro – Romania








Dokumen – dokumen yang diperlukan sebagai syarat untuk membuat visa schengen adalah sebagai berikut:
  1. Passport. Siapkan yang masih berlaku dengan minimal masa berlaku 6 bulan hingga kita tiba kembali ke tanah air (asli dan fotokopi semua yang ada stempelnya). Jika ada passport lama, lampirkan juga (asli dan fotokopi).
  2. Foto Untuk Visa. Dua pas foto berwarna ukuran 3,5 cm x 4,5 cm dengan latar belakang putih, dan telinga harus terlihat. Biasanya studio foto sudah tahu aturan ini bila ingin membuat visa Schengen.
  3. Bukti Keuangan. Kemampuan keuangan dibuktikan dengan rekening bank selama 3 bulan. Kita bisa mencetak transaksi harian pada pihal bank yang akan diberikan dalam bentuk rekening koran dan kemudian dilegalisir oleh pihak bank. Jumlah saldo minimum tidak pernah disebutkan secara pasti oleh pihak kedutaan. Sebaiknya rekening bank dipersipakan jauh-jauh hari sebelumnya (3 bln sebelum pengajuan visa). Karena jumlah rekenaning dadakan yang langsung melambung tinggi biasanya membuat pihak kedutaan curiga. Pada website kedutaan Belanda, tertulis kalau pemohon visa schengen minimal harus memiliki dana di tabungan sebesar 34 Euro dikalikan masa tinggal selama di Eropa. Untuk lebih amannya, saldo mungkin bisa dilebihkan.
  4. Bukti Booking Tiket Pesawat. Bukti booking pesawat pp bisa meminta bantuan untuk dipesankan di agen travel, pesan saja dahulu, tetapi jangan dibayar. Baru setelah visa schengen disetujui, beli tiket pesawat ke Eropa yang sesungguhnya. Tetapi kadang untuk tiket promo atau low-cost, kita harus memesan dan membayarnya jauh-jauh hari dari tanggal keberangkatan walaupun visa belum ditangan. Itulah resiko tiket low-cost.
  5. Bukti Pemesanan Penginapan. Untuk bukti pemesanan penginapan, biasanya pesan online seperti di Booking dot com atau Agoda dimana pesanan bisa dibatalkan hingga 2 hari menjelang kedatangan, tanpa ditarik biaya apapun. Kalau misalnya visa schengen Eropa tidak disetujui, pesanan bisa dibatalkan tanpa rugi apapun.
  6. Asuransi perjalanan. Asuransi perjalanan merupakan syarat penting untuk mengajukan visa Schengen. Ada banyak asuransi di Indonesia yang umum digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan visa schengen ini. Seperti Axa, Allianz, Winterthur dan Cards.  Bahkan ada asuransi yang bisa daftar secara online dan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit atau langsung transfer. Setelah dibayar, polis asuransi pun bisa langsung di print. Selain untuk syarat pembuatan visa schengen, polis asuransi juga harus selalu dibawa selama di Eropa. Pernah pengalaman saat berlibur di Perancis dan terjadi masalah yang membuat saya harus ke UGD dan mereka tanyakan polis asuransi yang dipakai, dan ketika saya kembali ke tanah air, dapat rembourse 50%.
  7. Surat Keterangan Kerja. Bagi karyawan ini penting, dan surat keterangan kerja ini biasanya berisi keterangan bahwa kita punya pekerjaan tetap dan tidak akan menjadi imigran gelap di Eropa. Bilang saja ke bagian HRD, mereka sudah sering membuatkan surat seperti ini kok. Sedangkan untuk pengusaha/ profesional lampirkan fotokopi SIUP atau surat izin praktek. Dan bila ibu rumah tangga sertakan surat sponsor suami atau SIUP perusahaan suami bila suami adalah pengusaha. Dan bila bkn karyawan dan tidak mempunyai SIUP bagi pengusaha kecil, bisa meminta sponsor dari teman atau saudara yang tinggal di Eropa dan juga sponsor dari saudara atau teman yang bekerja di perusahaan. Adapun isi surat sebaiknya menjelaskan tujuan ke luar negeri hanya untuk berlibur serta tidak mencari pekerjaan atau menetap sebagai imigran gelap.
  8. Surat Undangan. Bila mempunyai saudara atau teman di Eropa, kita bisa menyertakan surat undangan dari lereka yang menyatakan teman/ saudara kita tinggal di sana dan bersedia menampung dan memberi garansi selama kita berlibur di sana. Bila memiliki surat undangan; kita tidak perlu menyertakan bukti booking hotel saat pengajuan visa. Alamat teman/ saudara yang mengundang bisa dicantumkan di formulir pengajuan visa.
  9. Biaya Visa . Biaya pengajuan visa Schengen biasanya sama walaupun berbeda kedutaan. Pembayaran dilakukan langsung di loket setelah kita mengajukan visa. Pembayaran dengan cash dan harap sediakan uang pas, karena pihak kedutaan tidak menyediakan uang kembalian. Biaya pembuatan visa schengen adalah 60 euro/orang untuk usia 12 tahun ke atas dan 35 euro per orang untuk usia 6-12 tahun, dan anak dibawah 6 tahun tidak perlu membayar biaya visa.
  10. Rencana Perjalanan Selama Di Eropa. Rencana perjalanan ini diusahakan detail, atau minimal menuliskan mau pergi ke negara mana saja, kota apa, dan kapan tiba di Eropa.
Setelah semua dokumen sudah lengkap, selanjutnya adalah membuat janji online untuk proses pembuatan visa schengen selanjutnya. Untuk mengajukan aplikasi visa Schengen, kita harus membuat perjanjian terlebih dahulu melalui website masing-masing kedutaan. Dan untuk formulir aplikai dapat kita print dari website mereka. Untuk pengajuan visa Schengen di kedutaan Perancis, formulir bisa diunduh melalui www.tlscontact.com. Pihak kedutaan perancis menunjuk agen untuk mengurus aplikasi visa kekedutaan Perancis, PT. TLS contact Indonesia UOB PlazaLt.37 Unit 1 Jl. MH. Thamrin No.8-9, Jakarta Pusat. Nomor Telephone Online : 021-29852777
Dan untuk Kedutaan Belanda (Per 1 Juli 2016, pengajuan visa Schengen di Kedutaan Belanda melalui VFS ). Bagi yang pertama pengajuan visa Schengen melalui kedutaan di Belanda dengan VFS, dapat melihat video ini.

Datanglah sesuai tanggal yang sudah direncanakan dalam janji online tadi, dengan membawa bukti nomor antrian yang di print, juga semua dokumen yang diperlukan. Dalam ruang tunggu dilarang menghidupkan telepon ataupun smartphone, pernah saya di tegur karena menerima telepon masuk hi hi hi.... Begitu nomor antrian dipanggil, silahkan menuju loket, disitu akan ditanya secara random, jawab saja dengan jujur dan apa adanya. Keputusan diterima atau ditolaknya visa dapat diketahui dalam beberapa hari hingga 14 hari sejak pengajuan. Bila semua syarat lengkap, biasanya visa schengen Eropa pasti disetujui. Jika visa teman-teman traveler diterima, silahkan datang ke kantor kedutaan untuk mengambil visa anda.

Semoga membantu and Happy Travelling…..




Sumber : Pengalaman pribadi dan beberapa sumber lainnya.

20 comments:

Poppy Trisnayanti Puspitasari said...

Ilmunya mahal-mahal ini blognya mbak Mimi...

Eh iya, aku follow kok ndak bisa ya, Mbak?

Mimi Champy said...

@Poppy Trisnayanti Puspitasari Maaf baru bisa jawab mbak.... aku lg sibuk sekolah dan praktek kerja, jd agak terlantar blogku tapi aku sudah kembali lg hi hi hi.... udah bisa follow belum mbak?

Poppy Trisnayanti Puspitasari said...

@Mimi Champy Sudah aku klik join tapi yang muncul lambang blogger yang retak, Mbak Mimi...

gus yun said...

Maturnuwun pencerahanya mbk mimi..kbtln saya mmg lg mau urus visa.

Mimi Champy said...

@gus yun Salam mas Gus, wah semoga sukses yah ngurus visanya :)

Mimi Champy said...

@Poppy Trisnayanti Puspitasari Wahhhh kok bisa yah.... mungkin blogger lagi downkah... coba aku cek deh.... thanks yah :)

Rio said...

Mbak, waktu itu buat visa nya lewat Prancis (TLS) kah? Orang tua saya sudah seminggu lebih kok masih proses ya? Padahal kalau lihat di halaman TLS nya cuma butuh 48 jam.

Kalau waktu itu mbak berapa lama?

Terimakasih ya

Mimi Champy said...

@Rio saya dulu bisa sebulan.... dan Adik saya pake agen juga hampir sebulan.... Di tunggu aja mbak.... Sukses yah buat visa orang tuanya...

Rio said...

@Mimi Champy

Wow, sampai sebulan ya bahkan? Terimakasih ya info nya mbak :)

Mimi Champy said...

@Rio iya mbak.... krn yg minta visapun banyak, apalagi rombongan turis.... makanya kl saya minta visa sebulan sebelum keberangkatan, spy jgn mepet di saat mau terbang.... bisa Jantungan krn nunggu visa keluar sedangkan jadwal terbang udah dekat hahahaha....

Dina Adlina Amu said...

Mbak, mau tanya, klo stelah bayar 60 euro itu ada biaya lainnya gk? Soalnyavini sya mau pke agen tp kok biayanya bs smpe 2,3jt 😟😟

Mimi Champy said...

@Dina Adlina Amu biaya agen itu sekitar 500 rebu, dan bayar utk visanya tergantung tiap negara mbak....

vellys vello said...

mau tanya dong, saya rencana bln 7 mau ke belanda(eropa) selama 2bulan, dan disana akan tinggal dirumah teman, sebaiknya saya apply visa apa dan persyaratannya apa aja ya, thanks

Mimi Champy said...

@vellys vello apply visa turis aja, krn kan dpt 3 bln. persyaratannya sama dgn yg spt diatas mbak :)

Rental Travel Wifi Luar Negeri said...

ada ga ya ka visa internasional? jadi 1 visa bisa buat beberapa negara sekaligus, apalagi kan jerman tergabung dalam uni eropa tuh ka

Mimi Champy said...

@Rental Travel Wifi Luar Negeri Ga ada mbak :), tiap negara mempunyai peraturannya sendiri.... kecuali visa schengen utk wilayah uni Eropa, yg terdiri dr beberapa negara :)

MUL TAZAM said...

Trmakasih pencerahanya n informasinya....rencana saya mau ngurus visa juga nich...

Mimi Champy said...

@MUL TAZAM senang bisa membantu dgn info ini mbak dan semoga sukses apply visanya yah...:)

anevay aline said...

Asuransi bisa saya bantu mas.. Saya di asuransi allianz

Dian said...

Thanks infonya mbak mimi